Wednesday, June 14, 2017

Chocochips Oatmeal Cookies with Filippo Berio Olive Oil




Halo teman2,


Kali ini aku mau cerita dikit mengenai Filippo Berio. Udah pada tau Filippo Berio kan? Sounds so Italiano gak sih namanya? Hehehehe. Aku langsung mbayangin seorang mas2 italia lagi masak pasta waktu mendengar nama ini pertama kalinya. Aku yakin sih sebagian pasti udah cukup familiar dengan merk ini. Produknya bukan hanya olive oil lho, ada saus pesto, balsamic vinegar dll juga. 




Kali ini aku mau bahas olive oilnya. Pada tau ngga, kalo olive oil itu ada beberapa jenis dan masing2 berbeda fungsinya? Yg Extra Virgin Olive Oil, lebih pekat dengan warna kehijauan dan aroma khas yg cukup kencang. Fungsinya untuk dressing dan marinating. Yg Pure Olive Oil untuk grilling dan sauteeing...sedangkan yg Extra Light Olive Oil digunakan untuk cooking dan baking. Jadi jangan salah ambil ya, karena fungsinya masing2 berbeda. Perbedaan signifikan ada di ketahanannya terhadap suhu panas. Extra Virgin Olive Oil tidak bisa dipanaskan melebihi 180dercel krn bisa rusak kandungannya. Itulah sebabnya Extra Virgin Olive Oil hanya dipakai untuk dressing dan marinating. Botolnyapun sebaiknya yg gelap, krn tidak tahan terkena panas.



Di Indonesia memang penggunaan minyak zaitun ini masih agak terbatas ya. Tidak seluruh kalangan mengenal minyak zaitun. Mungkin karena harganya yg relatif mahal ketimbang minyak goreng yg banyak beredar di pasaran. Tapi berhubung hobiku masak dan baking, dan karena juga berprofesi sebagai foodblogger, aku banyak membaca tentang apa aja yg berhubungan dengan dunia kuliner. Termasuk jenis2 minyak. Jadi buatku udah common untuk menggunakan Extra Virgin Olive Oil sebagai dressing salad. Bahkan itu merupakan salah satu favoritku. Aku biasa membuat salad dressing dari evoo, ditambah crushed blackpepper, perasan lemon, seasalt. Gitu doang aja enakkkk dan segerrr banget. 


Dan karena aku suka baking, aku jg familiar sama resep2 yang menggunakan minyak sebagai zat lemak. Aku seringkali menggunakan Extra Light Olive Oil untuk baking. Kenapa pake olive oil? Kan enakkan bau butter? Begitu salah satu komentar temenku. Buat yg suka baking, pasti tau bedanya menggunakan minyak dengan mentega, apalagi margarine. Kalo diliat dari sisi tekstur kue, penggunaan minyak tentu saja supaya kue menjadi lebih lembab (moist) dan lembut. Sementara kalau kita lihat dari segi kesehatan, olive oil jelas lebih mudah dicerna oleh tubuh. Pasti kita pengen yang sehat2 kan?




Nahhh, berhubung sekarang bulan Ramadhan, dimana ibu2 pada sibuk dengan hidangan2 khas ramadhan termasuk bikin kuker, aku mau kasih resep kuker yg enakkk dan sehat. Ini favorit anak2ku. Biasanya mereka gak suka apa2 yg ada oatmealnya, tp untuk kuker ini perkecualian deh. Paduan oatmeal, almond, choco chips dan extra light olive oil ini pas banget! Kukisnya renyah diluar, tp dalemnya cukup soft. Gak terlalu manis, enak deh pokoknya. Resepnya kuadaptasikan dari : http://www.busyinbrooklyn.com/tag/no-butter-cookies-oil-based-cookies/. Ada beberapa yg kuganti takarannya, sesuai dengan seleraku aja. Demikian resepnya ya : 


2 cup terigu all purpose
2 cup oatmeal instan
1 sdt baking soda
1/2 sdt cinnamon
1/2 sdt garam
1 cup Filippo Berio Extra Light Olive Oil
3/4 cup gula palm
3/4 cup gula pasir
2 butir telur
1 sdt pasta vanilla
1/2 cup choco chips

1/4 cup kacang almond cacah yang sudah di sangrai

.

.


Cara pembuatan :

  1. Panasi oven di suhu 180 derajat celsius.
  2. Di sebuah mangkok, campur dengan menggunakan balloon whisker, tepung terigu, oatmeal, baking soda, bubuk cinnamon dan garam.
  3. Di mangkuk terpisah. Campur minyak, gula palm, gula pasir, telur dan pasta vanilla hingga tercampur rata.
  4. Tuang adonan basah ke adonan kering. Aduk perlahan, masukkan choco chips dan almond. Aduk hingga rata
  5. Gunakan ice cream scoop kecil untuk menakar adonan, letakkan di loyang yang sudah dioles minyak.
  6. Panggang sekitar 12-15 menit


Gampang banget kan? Rasanya enak, dan lebih sehat dengan penggunaan Filippo Berio Extra Light Olive Oil. 


Ohiyaa, kalo mau tau lagi info2 yang lebih detail tentang Filippo Berio, silahkan klik :

www.filippoberio.com, atau follow ig nya : @filippoberioid, dan facebook pagenya : 

filippoberioid. 

Saturday, June 10, 2017

Pengalaman Berbelanja Kebutuhan Ramadhan di HappyFresh





Helooooo apa kabar semuaaaaa? 

Pada puasa gak nih ? Semoga puasanya lancar dan berkah 🙏🏼
Bulan Ramadan ini merupakan bulan yang paling ditunggu2 di rumah kami. Anak2 biasanya excited banget karena ritual2 di bulan Ramadan yg seru seperti sahur dan berbuka. Anak pertamaku udah puasa full seharian dari beberapa tahun lalu. Kalo yg kecil tahun ini puasa setengah hari. Tp habis berbuka saat dzuhur, nyambung puasa lagi sampe maghrib. Naaaah, karena saya suka parno dengan gizinya anak2, mempersiapkan makanan pas bulan puasa begini perlu trik supaya anak2 tetap terpenuhi kebutuhan gizinya. Aku mengatur asupan makanan anak2 di bulan ramadan ini dengan trik ini : berbuka dengan  air putih  dan buah potong atau jus buah. Lalu mereka sholat maghrib, selesai sholat langsung makan cemilan2 yang kebanyakan sih homemade. Biasanya aku buat yang simpel2 seperti muffin, kue cubit, pukis, martabak mini, dll. Nah setelah cemilan baru sekitar jam 7 mereka makan nasi plus sayuran dan lauk pauk komplit. 

Waktu sahur makan nasi lauk pauk, dan ditutup dengan minum susu. Kalo masih sanggup, mereka juga makan buah.  Kebayang kan ribetnya persiapan bulan puasa ini? Ditambah lagi urusan anter-jemput sekolah, beberes rumah, dan pekerjaan sampinganku memotret produk2 makanan, amat sangat menyita waktu. Apalagi aku gak ada asisten. Kadang susah banget menyisihkan waktu untuk keluar belanja ke pasar atau ke supermarket. Jadiii ketika aku kenalan sama Happy Fresh, bahagianya bangettt karena menghemat waktu gak perlu keluar rumah, cuman perlu menyisihkan waktu beberapa menit untuk milih2 belanjaan, dan kebutuhan kita udah sampe dirumah with no trouble. Plusnya lagi, kita gak perlu antri bayar. Pembayaran bisa dilakukan dengan uang cash di rumah, atau bisa juga menggunakan credit card. Simple kan? I heart you, Happy Fresh!! ❤❤


Ini foto sebagian dari belanjaanku kemarin di Happy Fresh, dan puding di foto berikutnya itu dibuat dari bahan2 yang beli di Happy Fresh. Personal shoppernya pun bisa diandalkan, kalo ada yg out of stock mereka akan telpon kita dulu atau mengabari. Jadi kita gak perlu khawatir. 

Jangan khawatir, gampang banget kok caranya! Saya yang gaptek aja gak menemukan kesulitan menggunakan aplikasi ini. Navigasinya juga amat jelas dan simpel. Gak pake loading lama2 pula. Step pertama, kita perlu men-download aplikasi Happy Fresh di app world atau googlestore. Setelah itu tinggal log in dan mengikuti navigasinya. Kalo udah pilih toko terdekat, kita tinggal klik2 aja barang belanjaan yg kita inginkan. Saat ini Happy Fresh bekerjasama dengan beberapa supermarket besar seperti Carrefour, Superindo, Farmers Market, Grand Lucky dan Loka.




Nah selama bulan Ramadan ini, Happy Fresh ada beberapa program yang menarik lho. Setiap pembelanjaan/pengantaran di jam 4-6 pm, kamu bisa mendapatkan kurma dan kartu ucapan. Jangan langsung dimakan kurmanya yah,  langsung difoto dan upload ke instagram, gunakan hashtag #instagramthiskurma, nanti kamu berkesempatan untuk dapet THR Lebaran berupa voucher dari Happy Fresh. Selain itu, kamu bisa pake kode voucher ini nih untuk dapet diskon 10% dengan minimal pembelanjaan 150k. Asik kaaan? Kodenya catat yaaahhhh : HFBLGEZS, nanti dimasukin ke kolom kode voucher/kode promo, dan total belanja kamu akan dapat potongan 10%.


Wednesday, February 1, 2017

SunnyGold Chicken Karaage Wraps with Black Pepper Sauce



Selamat siang,

Apa kabarnya semuaaa? Semoga sehat dan baik2 aja ya. Btw, berasa gak sih, kalo akhir-akhir ini cuaca lumayan gak jelas? Kadang hujan, kadang panas. Kadang malah pagi hujan, siang panas, sore hujan lagi. Ini ngerepotin banget untuk urusan jemuran yg harus digotong kesana sini. Capek kakaaaa...hihihihihi. Cuaca yang seperti ini yang bikin kita harus bener-bener harus jaga kondisi supaya gak cepet sakit dan selalu fit menghadapi aktivitas yang seabrek.

Untuk itu, sebagai mama super sibuk dari 2 anak laki2 yang superrrr aktifnya, saya harus menjaga nutrisi keluarga, termasuk kedua anak2 saya nih. Untungnya mereka lumayan suka sayur dan buah walaupun masih picky sama jenisnya. Dan kebetulan banget anak saya dua-duanya suka makan dan suka nyemil. Rasanya seharian saya banyak banget menghabiskan waktu di dapur. Tapi seneng aja sih, apalagi tiap denger pujian dari mereka soal makanan yang saya buat. Lelahnya langsung hilang :D



Supaya gak terlalu keteteran urusan menyiapkan makanan anak-anak, saya punya stok beberapa frozen food andalan yang mudah diolah dan dikreasikan baik untuk menu utama ataupun untuk cemilan. 

Udah pada tau SunnyGold belum? Kalau belum tau, saya ceritain dikiiit aja ya. 
Jadiiii SunnyGold ini merupakan produk frozen food keluaran PT MalindoFood Delight. Familiar kan sama Malindo? Ada beberapa alasan mengapa saya memilih SunnyGold, yaitu pertama produk SunnyGold sudah ada Halal MUI. Jadi untuk teman-teman muslim gak perlu khawatir ya, dijamin kehalalannya. Kedua, SunnyGold sudah bersertifikasi ISO, segala prosesnya, kehiginisannya juga terjamin. Ketiga, SunnyGold menggunakan daging ayam segar sebagai bahan baku utamanya. Nilai gizi pun disesuaikan dengan angka kelayakan gizi untuk suatu produk. Keempat, pabrik Sunnygold berada di kawasan industri dengan fasilitas dan mesin-mesin yang modern. Jadi jangan khawatir untuk proses pembuatannya pasti aman. Kelima, PT Malindo Food Delight amat memperhatikan pengolahan air limbah pabrik yang ramah lingkungan. Jadi makin yakin mengkonsumsi SunnyGold kan?



Kali ini saya mencoba membuat satu kreasi dengan menggunakan salah satu produk SunnyGold, yaitu Chicken Karage. Sebenernya tanpa diolah lagi pun, chicken karagenya udah enak dan dagingnya juga tebal. Tapi sesekali diolah biar lebih menarik dan lebih lengkap gizinya.

Cemilan ini gampang banget buatnya. Yang perlu dimasak hanya saus lada hitamnya. Itupun amat mudah kok dan hanya perlu beberapa menit saja. Dan yang penting lagi, udah cukup komplit nih gizinya. Kulit kebab sebagai sumber karbohidrat, chicken karage sumber protein, dan ada sayuran sebagai sumber serat dan mineral. Mantap kaaan?




Bahan2 yang diperlukan :

SunnyGold Chicken Karage
4 lembar Kebab wrapper
Daun selada
Paprika merah dan hijau, dipotong berbentuk batang

Saus lada hitam:
2 butir bawang putih, cacah halus
1/2 bawang bombay, dicincang
1 sdm kecap inggris
1 sdm kecap manis
1 sdm saus tiram
150ml air kaldu
1 sdt lada hitam crushed
1/2 - 3/4 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdt maizena yang diaduk rata dengan 2 sdm air
2 sdm butter atau bisa diganti dengan 2 sdm minyak goreng


Cara membuat saus :
Tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan berubah warna, masukkan saus tiram, kecap manis dan kecap inggris. Aduk2 sesaat
Masukkan air kaldu, masak hingga mendidih. Masukkan lada hitam.
Tuang maizena yg sudah diaduk dengan air. Lalu bumbui dengan garam dan gula. Tes rasa. Matikan api

Panaskan kulit kebab di microwave oven sesuai petunjuk kemasan. Lalu tata daun selada yg sudah dicuci dan dikeringkan di permukaan kebab. 

Susun paprika dan SunnyGold Chicken Karage di salah satu sisi kebab. Beri saus lada hitam. Gulung sambil dipadatkan. Siap dinikmati.





Hasilnya adalah, anak2 saya sukaaa! Hehehe seneng deh, anak pertama saya minta dibuatkan lagi untuk bekal ke sekolah keesokkan harinya. Dan gak sabar pengen bikin kreasi dari SunnyGold yang lain. Stay tune, stay healthy and stay creative ya! 

Btw, di instagramnya SunnyGold lagi ada kompetisi berhadiah lho, caranya mudah kok, tinggal follow @sunnygoldid , lalu upload kreasi kamu dengan menggunakan SunnyGold. Info lengkap silahkan liat di instagramnya ya. Yuuuuk ikutan!


PT MALINDO FOOD DELIGHT
JL.RS Fatmawati, no.15 Komplek Golden PlazaBlok G 17-22
Cilandak, Jakarta 12420
Phone (021) 7661727 Email support@malindofood.co.id
Website: - http://sunnygoldnugget.com/
                - http://www.malindofood.com/

Socmed: 
Facebook   : https://www.facebook.com/SunnyGoldID

Instagram  : https://www.instagram.com/sunnygoldid/

Friday, January 13, 2017

Pad Thai dan Thai Milk Tea




Bulan September lalu, saya berkesempatan mengunjungi Thailand selama 3 hari untuk pesiar kuliner. Senengnya pake banget karena Thailand memang salah satu negri yang saya ingin kunjungi. Nah selama muter-muter kulineran, kami mencoba berbagai jenis makanan Thailand. Ada Som Tham, yaitu salad pepaya khas Thailand yang rasanya asem pedes seger, Tom Yum yang juga segar dan pedas dengan aroma rempah-rempah khas thailand seperti sereh, daun jeruk dan daun ketumbar.  Tom Yum sendiri memiliki banyak varian, ada Tom Yum Goong (dengan udang), Tom Yum Pla ( ikan), Tom Yum Thaley (campuran berbagai jenis seafood).

Waktu itu kami juga mencicipi Pad Thai, sayang sekali fotonya hilang. Sampai akhirnya saya buat sendiri Pad Thai versi saya di rumah. Pad Thai menggunakan mie yg terbuat dari beras, kalau di Indonesia biasanya diganti dengan kwei tiau. Hati2 dalam memilih kwei tiau ya, karena di pasaran beredar 2 jenis. Ada yg dicampur juga dengan sagu. Kalau yang saya beli ini menurut penjualnya terbuat dari beras asli, rasanya juga lebih enak. Pad Thai di Thailand dinikmati dengan sayuran yg mentah. Jadi ada taburan tauge, daun bawang dan ada jantung pisang. Setelah itu ditaburi kacang tanah sangrai yang ditumbuk dengan sedikit gula dan garam. Mau tau cara buatnya? Ini resep padthai ala saya, yang saya buat semirip mungkin dengan yang pernah saya makan di Bangkok.






Bahan2:
1 bungkus kwei tiau basah
2 siung bawang putih, cacah halus
2 butir telur
100gr udang
4 sdm minyak goreng
Daun bawang, iris panjang
2 genggam kacang tanah (tanpa kulit) sangrai, tumbuk dengan sedikit garam dan gula

Bahan saus, aduk rata
4 sdm kecap ikan
1 sdm kecap asin
3 sdm palm sugar (bubuk)
2 sdm air asam matang
Bubuk cabe (opsional)


Cara membuat :
1. Panaskan minyak di penggorengan, tumis bawang putih sampai harum kecoklatan.
2. Masukkan udang. Aduk hingga berubah warna. 
Pinggirkan udang, masukkan telur yang sudah dikocok. Aduk2 hingga matang. Masukkan kwei tiau, aduk-aduk lalu masukkan bahan saus. Aduk hingga rata
3. Tes rasa, apabila masih kurang asin bisa ditambahi garam. Masukkan potongan bawang daun. Aduk dan matikan api.
4. Sajikan dengan tauge, kacang tumbuk dan bubuk cabe.





Kalo yang ini andalan saya tiap ada tamu di rumah. Thai Milk Tea! Teh nya harus yg beli di Thailand ini nih, harumnya memang unik dan warnanya juga lebih pekat dan orens dibanding teh2 lainnya. Sebenernya ada versi instannya, tapi menurut saya lebih enak yang biasa saya beli ini. Membuatnya juga sangat mudah, tehnya diseduh air mendidih, dicampur dengan gula, lalu dituangin susu. Tinggal dikasih es dan jadi deh! Hampir semua teman2 dan keluarga yang mencoba suka banget milk tea ini. Kalo mau praktis, bisa juga menggunakan susu kental manis, jadi kamu gak perlu tambahan gula lagi. Daripada beli di mall kan, harganya lumayan mahal, mending bikin sendiri dirumah. Puas banget bisa minum bergelas-gelas, hehehhe.




Selain kedua menu ini, ketan mangga juga menjadi dessert Thai favorit saya, udah pernah juga upload foto dan resepnya di blog ini. Berikutnya saya mau buat Tom Yum Goong yang kalo bisa sih seenak yang saya pernah makan di Pe' Aor. Mesti trial and error dulu sampe sesuai harapan. Duh pokoknya kalo ngomongin kuliner Thailand, gak abis-abis deh, seru dan enak2! 

6 Kuliner Thailand Yang Harus Dicoba di Bangkok

Sawasdee 🙏🏼

Kalau kita berbicara tentang Thailand, apa sih yang pertama kita ingat? Kalau saya buat list, yang pertama adalah gajah, entah kenapa yang saya ingat pertama adalah gajah, mungkin ingatan masa kecil saat mempelajari tentang negara ASEAN, Thailand adalah negara gajah putih :D. Kedua adalah alamnya yang indah dengan pantai-pantai yang kabarnya mempesona. Saya belum pernah ke pantai-pantai di Thailand, jadi hanya melihat dan bisa berkatacantik dari foto-foto yang beredar di internet saja. Yang ketiga adalah seafood. Naaah karena saya seorang foodblogger, susah banget buat saya untuk tidak melirik makanannya. Setiap tempat baru yang dikunjungi harus saya eksplor kulinernya, selain pariwisatanya tentunya. Thailand terkenal juga dengan keberagaman hidangan laut yang segar. Banyak menu masakan Thailand yg menggunakan seafood sebagai bahan utama.

Pada kunjungan saya ke Thailand bulan September yang lalu, saya berkesempatan untuk keliling kota Bangkok mencicipi kuliner-kuliner khas Thailand yang paling terkenal dan banyak peminat. Sejujurnya waktu 2 malam dan 3 hari menurut saya amat sangat tidak cukup untuk menjelajahi kota Bangkok dan dunia kuliner Thailand, masih banyak sekali yang ingin saya coba dan eksplorasi, terutama kuliner "street food" nya. Semoga masih ada kesempatan untuk kembali ke Thailand lagi dalam waktu dekat. Amiiin.

Demikian beberapa kuliner Thailand yang sudah saya coba.

1. Som Tum

Salad pepaya muda khas thailand ini segar sekali rasanya. Menggunakan pepaya yang masih mengkal, diiris tipis lalu dicampur dengan bumbu yang dominan dengan rasa asam pedas. Hidangan ini memang menggunakan tamarin atau asam sebagai salah satu bahan pembuatannya. Biasanya dicampur dengan kacang panjang dan beberapa jenis sayuran lain dan diberi taburan kacang tanah yang disangrai. Perpaduan antara asam, pedas manis dari gula palm dan sedikit gurih dari kecap ikan bikin mata jadi melek banget! Saya menikmati salad pepaya ini di sebuah restoran yang cukup terkenal di Bangkok, namanya Kalpapruek.

2. Tom Yum Goong



Siapa yang tidak kenal Tom Yum? Sup dengan rasa khas Thailand yang pedas dan asam ini benar-benar memikat pecinta spicy food. Harumnya yang dominan dari aroma sereh, daun jeruk dan daun ketumbar, ditambah dengan bumbu2 lain yang membuat kita bisa lupa daratan. Nah tom yum ini juga ada beberapa jenis, yang ada di foto ini adalah Tom Yum Goong, yang menggunakan udang. Biasanya isinya dicampur juga dengan berbagai jamur. Tom Yum Goong dari Somboon Seafood, yang terletak di Central Embassy Mall ini benar-benar pas di lidah. Kalo mau lebih pedas, sudah tersedia sambal dan bubuk cabe. Mantap sekali!

3. Tom Yum Thaley


Tom Yum Thaley merupakan tom yum yang isinya gabungan dari berbagai jenis seafood. Ada udang, lobster, cumi, kerang, dan ada telur setengah matangnya. Seperti yang kita lihat pada foto, mangkoknya luar biasa besar. 1 porsi Tom Yum Thaley dari Pe' Aor berlokasi di Phetchaburi 5 ini bisa dinikmati oleh 3-4 orang sekaligus. Selain seafood, di dalamnya juga ada mie beras dan jamur. Jadi 1 mangkok sudah penuh gizi deh ya...rasanya? Enakkk pake bangettttt. Kuahnya yang spicy passss di lidah. Saya merasa gak puas-puas nyeruput kuahnya yang nikmat itu. Harum daun ketumbar juga mendominasi dari Tom Yum Thaley ini. Saya sampai kepikiran pengen ngebungkus kuahnya buat dibawa pulang ke Indonesia, tapi sayangnya gak bisa. Hehehehe. Tantangan buat saya, harus membuat Tom Yum yang seenak di Pe' Aor. 

4. Fried Curry Crab


Pecinta kepiting harus coba ini! Biasanya saya gak terlalu bisa menikmati hidangan kari, tetapi yang ini karinya ringan dan tidak terlalu eneg. Rasanya pas di lidah. Apalagi kepitingnya juga segar sehingga dagingnya lembut dan manis. 


5. Mango Sticky Rice



Naaaah yang ini salah satu makanan khas Thailand yang harus kamu coba. Dulu banget saya menganggap ketan dan mangga itu perpaduan yang aneh dan gak nyambung. Itu duluuuu sebelum saya akhirnya penasaran dan mencoba membuatnya sendiri di rumah. Ternyata, beras ketan yang dikukus dengan santan, disajikan dengan potongan mangga, saus santan dan taburan wijen itu enak bangettt! Foto ini saya ambil di tempat yg menjual ketan mangga paling hitsss di Bangkok, yaitu Mango Tango di Siam Square. Orang Indonesia yang berkunjung ke Thailand biasanya pasti mampir ke Mango Tango. Kalau di Mango Tango, ketan mangganya disajikan dengan taburan kacang hijau kupas kulit yang digoreng. Kalau saya bikin sendiri di rumah taburannya wijen. Sama enaknya :D


6. Coconut Ice Cream. 


Hidangan pencuci mulut yang satu ini sebenernya orang Indonesia pasti cukup familiar dengan rasanya. Karena 11-12 sama es puter, hanya beda sedikit di penyajian dan toppingnya aja. Coconut ice cream seharga 60 baht ini saya makan di atas perahu pasar terapung Dumnoen Saduak. Manisnya passs, ada taburan kacang tanah sangrai dan ketan kukus warna warni. Sensasi makan coconut ice cream di dalam perahu yang kerap kali bertabrakan satu dengan yang lainnya itu yang gak bisa dilupakan. Seruuu!

Teman-teman, ini hanya sebagian dari kuliner Thailand yang wajib kamu coba. Masih banyak lagi yang gak kalah menarik dan enak yang belum sempat saya coba. Bener2 ngarep supaya bisa icip-icip kuliner Thailand lagi nih. Wish me luck ya! 

Tuesday, January 10, 2017

Bakmie In A Cup ala Bakmi Mewah


Selamat siang, temen-temen udah pada tau Bakmi Mewah kan yaaaa? Bakmi ayam versi instan dengan potongan ayam dan jamur asli yang diproduksi oleh Mayora. Mi ini diklaim tanpa msg lho, buat yg concern sama msg bisa menarik nafas lega. Dan pentingnya lagi, sudah ada cap Halal MUI. Jadi jangan ragu2 ya, kalo mau makan Bakmi Mewah.

Buat penggemar mie ayam udah gak perlu repot lagi kalo mendadak nyidam. Asal ada stok Bakmi Mewah di lemari kamu, amaaaan.....



Kemasannya berwarna hitam, keren dan eksklusif. Kalo dilihat dari segi rasa, Bakmi Mewah ini cenderung gurih, jadi mie ayam chinese style gitu deh, pas banget karena kebetulan saya gak suka mie ayam yg manis. Kan udah manis niiih, jadi gak perlu lagi makan manis-manis. Tinggal makan sambil ngaca juga beres, hahahahahh.  



Nah untuk kreasi Bakmi Mewah kali ini, saya buat Bakmi in a Cup. Kita bikin jadi naik kelas ya Bakmi Mewahnya. Simple banget dan sebenernya gak perlu resep. Masak mie nya juga sesuai kemasan, saya hanya tambahkan sedikit lagi kecap asin dan minyak wijen supaya makin yahud rasanya. Cup nya menggunakan pangsit yg digoreng menjadi mangkok. Dialasi dengan selada yg sudah dicuci bersih, tata mie nya, lalu taburi ayam di bagian atas dan diberi garnish irisan paprika. Cantik kaaan? Menu ini cocok untuk menjamu tamu juga lho, dan yang pasti anak saya hepi banget ngeliat Bakmi Mewah nya berubah jadi cantik. Makannya juga gak perlu menggunakan mangkok lagi. Tinggal dipegang dan makan dengan sumpit. Lalu habiskan sekalian mangkok2nya. Seru!



Bahan yang diperlukan : 
2 kotak kemasan Bakmi Mewah, dimasak sesuai kemasan
1 sdm kecap asin
1 sdt minyak wijen
10 lembar kulit pangsit, goreng dengan bentuk mangkok
Daun selada 
Paprika merah dan hijau untuk taburan

Cara membuat :
  1. Tata selada dalam mangkok pangsit
  2. Taruh mienya
  3. Taburi ayam dan jamur, lalu hias dengan paprika
  4. Siap dinikmati






Menurut saya Bakmi in a Cup ini juga cocok dijadikan hidangan pesta ulang tahun, arisan atau kumpul2 keluarga. So, kamu mau coba? Yukkkk mariiii